Asiknya Berwisata Bisnis Bareng si Kecil

Sejak Narend lahir sampai sekarang, saya belum pernah punya kesempatan ngajak dia untuk berlibur ke daerah Puncak. Alasannya simple, agak susah waktunya. Harus dicari waktu yang pas, saat weekdays atau gak long weekend. Karena Narend kan sekarang sudah susah untuk diajak diem selama perjalanan.

Kebetulan akhir bulan lalu, tepatnya tanggal 31 Mei 2015 lalu, saya mendapat undangan meeting komunitas bersama Womanpreneur Community. Sekalian pelepasan kepanitiaan. Nah, yang menjadi lokasi meeting kali ini adalah Puri Avia Resort Cisarua Puncak. Langsung aja deh, tanpa berpikir panjang saya mengiyakan untuk hadir kesana bersama suami dan Narend.

Waktu keberangkatan yang kami pilih adalah pagi hari, ceritanya supaya gak kena kemacetan di jalan. Kami berangkat pukul 9 pagi selesai beres-beres dan memandikan Narend.

Traffic dari Bekasi menuju Ciawi Bogor alhamdulillah sesuai dengan perkiraan kami, lancar jaya. Tapi selepas tol Ciawi kami mengalami kemacetan yang lumayan. Karena belum 1 arah dibukanya Jakarta menuju Puncak. Kami mengalami kemacetan kira-kira 1 jam lamanya (pas sekitar 300 meter menuju Puri Avia Resort)

Lumayan juga nih pakai mobil manual transimition, gas kopling terus, seandainya kita pakai mobil matic mah enak L2 terus 😀

Kami tiba di lokasi sekitar pukul 11 siang. Pencarian Puri Avia Resort nampaknya tidak terlalu menyulitkan. Posisinya sebelah kiri dari arah Jakarta.

Saat masuk, kami disuguhi dengan pemandangan alam yang luar biasa indahnya.

IMG_5714

Kalau melihat kebawah tepat di jembatan, dibawah aliran sungai loh 🙂

Pemandangan ini jarang-jarang kami temui di Jakarta 🙂 Sambil kami menuju lokasi meeting, kamipun mengambil spot-spot yang bagus untuk diabadikan, namanya juga wisata bisnis, jadinya kami sempatkan untuk foto-foto.

IMG_5715

Gak keliatan yah, sebenarnya ini turunan hampir 120 derajat 🙂

IMG_5716

Dibalik tembok bata merah ini adalah tempat spa yang enak banget

IMG_5717

Ruang meetingnya pas paling ujung

IMG_5718

Tau gak waktu lewat kolam ikan ini, Narend bawaannya selalu mau main air sama ikan-ikan :p

IMG_5719

Baru kali ini liat cash register yang kuno banget, kayaknya dari jaman belanda nih

IMG_5726

Narend main bolak balik disini, untungnya ada pagar pembatas, kalau gak nyebur ke sungai :p

IMG_5727

IMG_5728

IMG_5729

IMG_5730

IMG_5732 IMG_5733

IMG_5734

IMG_5735

IMG_5739

Selesai dan puas kami berjalan-jalan disini, kamipun menuju villa tempat meeting. Wah disana sudah ada beberapa yang datang. Nampaknya saya terlalu terlena akan pemandangan disini. Gapapa sih, meetingnya juga santai kok. Kami meeting disini untuk membahas rencana kerja jangka panjang ke depan serta meeting kepengurusan saja. Sambil melepas lelah 🙂

IMG_5721

IMG_5724

Waktu menunjukkan pukul 1.30 siang. Waah gak terasa, sudah waktunya kami makan siang. Kamipun akhirnya bergegas menuju kamar villa. Karena kami masih mau berlama-lama di kamar, akhirnya kami memutuskan untuk memesan makanan untuk delivery on room saja.

Menu makanan disini simple, sundaneese. Dan sayapun akhirnya memesan Paket Nasi Timbel dan suami memesan Nasi Goreng Tomyum. Sayang kami tidak sempat mengabadikan fotonya 🙂

Dan diskusi santaipun dilanjutkan kembali di dalam kamar 🙂

Waktu sudah menujukkan pukul 3 sore. Sudah saatnya kami kembali ke Jakarta nih. Yes, kami memang memutuskan untuk tidak menginap saja, karena ada beberapa pekerjaan tertunda yang masih harus saya selesaikan di Jakarta. Beberapa lainnya sih masih menginap disana. Dan juga kebetulan jam 3 sore itu adalah jadwal dibukanya 1 arus dari Puncak menuju Jakarta. Time is coming! 🙂

Ahhh.. jadi kepikiran deh, seandainya saya punya mobil matic, pastinya gak bikin kaki pegel nginjek gas-rem, gas-rem terus. Ini gara-gara brosur di dalam mobil saya ini, ada brosur Toyota Agya, brosur ini pemberian sales minggu lalu, yang waktu itu sedang ada pameran di mal bekasi.

Saya jadi pingin mobil Toyota Agya. Kenapa? Alasannya sih simple, karena kalau macet-macetan kaya di puncak gini, gak takut boros, irit banget deh, walaupun 1000cc, dengan mesin 1KR DOHC 12 Valve Electronic Fuel Injection membuatnya tetep mampu nanjak dengan sempurna 🙂

Toyota Agya