Market vs Pricing

Win the market based on Pricing

 

hai2….bertemu lagi disini.. sudah sekian lama nih aku vakum menulis, karena kesibukan juga ūüôā

Kali ini aku mau membahas dan memberikan tips tentang persaingan harga dalam suatu market.

Sering gak diantara temen2 semua, misalnya sudah jualan suatu produk tertentu, tapi kok merasa gak laku2 yah? (wah ini agak sedikit menegur saya juga nih hehe :)) padahal semua effort sudah kita lakukan, dengan memberikan diskon, semua sudah kita lakukan maksimal. tapi kenapa yah tetap gak laku2 juga?

Apalagi sih yang kurang???

aku bagi2kan tips nih, mudah2an bermanfaat bagi temen2 semua

Jika kita ingin memenangkan pasar dalam persaingan harga yang ketat,berikut adalah cara yang dapat kita lakukan. yukk kita jelajahi satu persatu ūüôā

1. Kita harus mengubah cost based pricing dengan market based pricing. maksudnya, kita harus melakukan riset pasar dan daya beli konsumen terlebih dahulu,sebelum menetapkan harga sebuah produk yang menguntungkan perusahaan. Melalui metode budget limit seperti ini, tim manajemen Anda akan berjuang untuk menciptakan produk dengan total harga ekonomis.

2. pasarkan produk kita dalam segmen ceruk pasar yang potensial. Maksudnya, Kita jangan main tubruk berbisnis di segmen pasar yang gersang (sudah banyak pemainnya), hal itu berpotensi tidak akan mengembangkan bisnis kita.

3. Usahakan setiap produk dilakukan break even point (BEP). Hal itu untuk mewaspadai jangan sampai ada produk lain yang menggerogoti tingkat laba yang dihasilkan suatu produk tertentu. Jika terjadi penurunan pada pemasukan, segera cari tahu penyakitnya dan segera atasi. Jangan menyalahkan kurangnya penjualan akibat kurangnya promosi, jangan sampai melakukan pemborosan percuma dengan menggenjot iklan yang berlebihan

4.¬†Lakukan penurunan ongkos produksi untuk meningkatkan profit. Hindari pembuatan design produksi yang memboroskan biaya, tapi … memberikan keuntungan. Fokuslah modal yang Kita miliki untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, praktis, dan disukai oleh pembeli

5. Lakukan outsourcing. Untuk mengelola bisnis yang menguntungkan, kita tidak harus memproduksi atau memasarkan sendiri. Tapi kita dapat menggunakan pihak lain. Namun, Kita juga harus memperhitungkan dengan teliti apakah keputusan yang diambil itu memang benar-benar menguntungkan.

6. Lakukan kontrol, kualitas, dan jangan menghamburkan biaya. Putar modal usaha Kita untuk keperluan yang lebih menguntungkan

7. Jangan melakukan pemborosan waktu, biaya buruh, dan biaya produksi. hal ini akan menghilangkan kesempatan Kita untuk memproduksi produksi lain. Biasakan,

“Think before you Act!”

8. Jangan pernah mengecewakan pelanggan. Pelanggan yang kecewa akan mengakibatkan Kita kehilangan order, karena mereka akan lari ke pesaing kita

9. Jangan memaksa menjual produk yang sudah jelas tidak diminati pasar

10. Hindari mendesign produk yang memboroskan ongkos produksi

Okee… segitu dulu tips2nya…

semoga bisa membantu temen2 di dunia jualan yaaa…

Diambil : dari berbagai sumber

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s